KENANGAN WISUDA BERSAMA IBU

12.39 Edit This 0 Comments »
Foto di atas ini diambil sebelum hari pelaksanaan wisuda, yang dijadikan salah satu syarat untuk melengkapi berkas ijazah. Foto diambil di Duta Film jalan MT Haryono Semarang.

Foto yang satu ini juga diambil untuk persyaratan wisuda, tetapi foto ini aku ganti karena beberapa perhitungan tertentu di dalam persyaratan untuk melampirkan foto pada ijazah.



Kenangan indah itu telah berlalu, disaat wisuda bersama keluarga. Di dampingi Bapak dan Ibu tercinta. Hal itu terasa lebih indah lagi disaat wisuda orang-orang dekat dan dicintai mendampingi dan mengucapkan kata selamat. Tidak mengecilkan peranan yang lain, yang paling utama dan sangat aku kenang sepanjang hidupku adalah saat-saat bahagia bersama Ibu dihari wisuda. Ibuku adalah segalanya bagiku, dia adalah pembimbing hidup, penyemangat hidup, memberikan sesuatu yang selalu bermanfaat di dalam kondisi apapun. Ibu, memang engkaulah yang menjadi panutan dan tauladan dalam langkah hidupku. Sekarang Ibu telah tiada, yang ada tinggallah kenangan-kenangan indah bersamanya. Salah satu yang tertinggal dalam kenangan indah bersamamu adalah saat wisuda sarjana di IKIP Semarang, di GOR FPOK Sekaran. Ibu, ananda hanya bisa berdoa memohon pada Allah semoga dosa-dosamu diampuni, diterima segala amal baikmu ( termasuk bimbinganmu yang sangat amat mulia pada anakmu ini) dan semoga Allah memberikan tempat untukmu di SURGA. Amin.





PAMERAN HIDDEN IDENTITY

10.02 Edit This 0 Comments »
HIDDEN IDENTITY adalah judul pameran yang bertempat di H2 Art Gallery, jln Dr. Cipto 10 Semarang dengan menghadirkan karya-karya perupa dari negeri Tirai Bambu. Pameran menampilkan karya-karya Wang Hui dan Tang Shu yang termasuk perupa Cina generasi muthahir. Eksistensi keduanya dimulai ketika situasi negara sudah relatif terbuka. Karya perupa seangkatan Wang Hui dan Tang Shu berbeda dengan para pendahulunya. Mereka tak lagi menganut realisme sosial era Revolusi Kebudayaan. Mereka juga berjarak dengan gaya political pop yang diusung kelompok Avant Garde: Zhang Xiao Gang, Fang Lijun, Yue Minjun dan kawan-kawan. Para perupa China muthahir lebih banyak memotret psikologi masyarakat yang gamang menghadapi perubahan cepat di sekelilingnya. Wang Hui lebih menampilkan sosok perempuan dalam kerumunan dengan efek gerak yang kasat mata. Tubuh-tubuh dalam bidang kanvasnya goyah laiknya citra foto berkecepatan rendah. Visualisasi semacam itu menjadikan perempuan sebagai subject matter lukisan kehilangan identitasnya. Berlainan dengan Tang Shui menghadirkan sosok-sosok dengan gestur dan ekspresi yang ganjil. Di luar itu Tang Shu juga mempresentasikan karya yang bertema sosial politik. Jauh dari irama realisme sosial yang bergaya pamflet atau political pop. Tang Shu cenderung memunculkan sisi human interest. Pergeseran tema Tang Shu sebagai gejala munculnya objek-objek verbal serta pemilihan judul naratif merupakan wujud empati mendalam sang seniman atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di sekelilingnya. (Artikel ini disadur dari Suara Merdeka, hari Rabu, 20 Mei 2009).


FOTO KENANGAN MASA WISUDA 1995

13.56 Edit This 0 Comments »
PERSAHABATAN masa perkuliahan begitu indah untuk dikenang, bergembira bersama, berkarya bersama, menyelesaikan tugas bersama. Masa perkuliahan diakhiri dengan keberhasilan menyelesaikan semua mata kuliah dan skripsi dengan ditandai dengan perpisahan pada saat wisuda. Bersama sahabat karib, orang tua serta pacar yang punya ikut serta dalam suasana bahagia dan suka cita. Gambar di atas adalah sahabat karibku dimasa kuliah dulu yaitu Sardi, Nurhadi dan Hendi Gusanto yang kebetulan saat wisudanya bersama pada bulan Maret 1997 di IKIP Semarang jurusan Seni Rupa.
Sedangkan gambar yang satu ini yaitu saat wisudawan berbaris satu-satu memasuki gedung untuk wisuda yang dilakukan di Gedung FPOK IKIP Semarang yang terletak di daerah Sekaran Gunung Pati Semarang . Saat-saat indah yang takkan terulang kembali, karena masa terus berganti dan tantangan hidup selalu menanti. Masa indah itu telah aku lalui, yang ada adalah menghadapi masa depan yang menunggu dan akan aku hadapi dengan penuh harapan. Harapan yang dicitakan adalah keceriaan dan pegangan hidup yang pasti. Pada saat itu modal utama telah aku pegang, tinggal bagaimana modal itu dapat dimanfaatkan dan difungsikan.




FOTO KENANGAN MASA WISUDA 1995

13.25 Edit This 0 Comments »

GAMBAR ILUSTRASI: POHON TREMBESI

11.39 Edit This 0 Comments »
Gambar ilustrasi ini hasil karya cipta Eko Kimianto, yang mengambil objek di daerah Bendan sekitar kampus IKIP Semarang Bendan. Pohon yang digambar adalah pohon trembesi yang difokuskan pada salah satu bagian cabangnya. Gambar dibuat pada tahun 1990, sewaktu si penggambar masih kuliah di IKIP Semarang jurusan Pendidikan Seni Rupa. Media yang digunakan adalah tinta rapido yang dibuat pada kertas manila ukuran 60 cm x 90 cm. Gambar ini dalam proses pembuatannya menggunakan teknik arsir, dipadukan dengan teknik blok pada bagian tertentu yang memvisualkan sudut atau bagian yang gelap ataupun juga bagian yang kena bayangan. Objek ini memang tidak menggambarkan secara menyeluruh pada tumbuhan tersebut, tetapi lebih fokus pada bagian yang lebih artistik dan bagian yang bisa dianggap mewakili bentuk pohon secara keseluruhan. Gambar ini juga berkaitan dengan tugas-tugas yang ada pada masa perkuliahan yaitu pada mata kuliah gambar ilustrasi. Sehingga gambar yang dibuat bukanlah gambar yang lebih mengutamakan pada segi ekspresi sipenggambar semata, gambar hanyalah sarana untuk melatih dan mengembangkan diri pada bidang seni gambar ilustrasi. Gambar inilah sebagai salah satu tonggak untuk mencari jati diri dalam berkarya seni rupa.

KARYA LUKIS: TINTA BAK

10.38 Edit This 0 Comments »
Karya Lukis memakai tinta bak, merupakan satu bentuk lukisan dengan memakai media tinta bak dengan menggunakan teknik transparan. Teknik transparan biasanya dipakai untuk melukis menggunakan media cat air. Teknik ini lebih mengutamakan kepiawaian di dalam mencampur cat dengan air, sehingga kesegaran atau kefreshan suatu karya akan dapat terlihat dengan jelas. Transparan memang suatu teknik melukis dalam proses pembuatannya cat atau tinta bak tidak menutup secara plakat permukaan di bawahnya. Untuk itu harus disiasati bagaimana caranya untuk menampilkan ide-ide secara spontanitas tanpa harus mengulang-ulang untuk menutup cat yang berada di bawahnya. Proses pembuatan ini pertama kali yang harus dilakukan adalah dengan mencampur tinta bak dengabn air, kemudian dituangkan atau dikwaskan pada permukaan kertas gambar sesuai dengan ide, tema maupun bentuk objek gambar yang dikehendaki oleh pelukisnya. Kemudian dalam proses berikutnya yaitu memberikan finishing pada bidang gambar yang telah terbentuk objeknya. Usahakan di dalam menumpuk tinta bak yang satu dengan tinta bak berikutnya tidak lebih dari tiga kali penumpukan, sehingga hasil pengecatan tersebut tidak kusam, tetapi menghasilkan penguasan tinta bak yang masih berkesan fresh atau segar. Hasil lukis di atas tersebut menggambarkan tentang spontanitas melukis objek-objek tanaman pisang yang ada di kebun pisang. Kebun pisang di gambarkan secara alamiah yang saling tumbuh berdekatan antara yang satu dengan yang lainnya. Hal ini untuk memperlihatkanbahwa kebun pisangpun dapat juga menambah keasrian pada lingkungan, yang sekarang sudah mulai berkurang dan jarang kita lihat lingkungan kita yang ditumbuhi berbagai tanaman yang dapat mengurangi adanya pemanasan secara global. Kertas yang digunakan untuk melukis adalah kertas manila berukuran A3, yang menurut teoritis merupakan satu kertas di samping kertas lain yang cocok untuk membuat lukisan dengan media cair, seperti cat air, cat poster, tinta bak dan lain sejenisnya.

KEINDAHAN WISATA DI CURUG SEWU KENDAL

11.05 Edit This 0 Comments »
Keindahan alam di tempat wisata Curug Sewu Kendal memang sangat menakjubkan. Panorama Alam dengan menitikberatkan pada keindahan air terjun bertingkat, memang agak jarang ditemukan, yang umum adalah air terjun yang mempertontonkan ketinggian yang turun ke bawah. Curug Sewu sekarang ini memang perlu adanya pembenahan di sana sini. Pembenahan ini terutama pada jalan menuju ke dasar bawah tempat untuk melihat keindahannya secara maksimal. Kemudian yang perlu dibenahi adalah tempat hiburan yang ada di sekitarnya yang dapat menunjang ketertarikan wisatawan untuk mengunjunginya. Yah, memang kalau menginginkan yang lebih baik seharusnya perawatan terhadap tempat dan prasaranya itu harus benar-benar diperhatikan, sehingga nantinya tidak berakibat adanya perbaikan yang membutuhkan biaya yang sangat besar. Penulis di sini hanya menyayangkan apabila kelestarian alam ini disepelekan, baik itu dari pemerintah daerah maupun masyarakat yang ada disekitarnya. Semoga saja kesadaran ini mulai tumbuh dari sekarang, sehingga keindahan alam ini bisa terjaga dan tetap lestari selamanya.
Gambar ini diambil dari bagian atas tempat melihat keindahan
alam Curug Sewu

GAMBAR RAGAM HIAS

12.25 Edit This 0 Comments »
Gambar ragam hias ini dibuat pada kertas doplex, yang berukuran 60 x90 cm yang di gambarkan pada permukaan yang licin. Media yang digunakan adalah cat poster. Teknik penciptaannya yaitu dengan teknik plakat. Teknik plakat adalah salah satu teknik melukis atau menggambar dengan menggunakan cat atau pewarna yang menutupi bidang gambar di bawahnya, sehingga cat yang dipermukaan atasnya menutupi bagian di bawahnya secara plakat. Gambar ini memvisualkan tentang ragam hias kehidupan bawah laut yang serba indah tanpa adanya gangguan tangan-tangan jahil manusia yang merusak ekosistem kehidupan di dalam laut. Visualisasi ini untuk menampilkan keperawanan dan keaaslian alam, yang belum tersentuh oleh gangguan atau polusi lingkungan hidup. Kesadaran untuk melestarikan alam ini merupakan pesan pelukis untuk setiap insan yang sedang mengapresiasi karya ragam hias bentuk guci. Semoga kesadaran akan pentingnya kelestarian alam ini dapat dimulai pada diri kita masing-masing.

13.00 Edit This 0 Comments »
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No: 1,1

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS / SEMESTER : VII / 1
PERTEMUAN KE : 1-3
ALOKASI WAKTU : 6 x 40 menit
STANDAR KOMPETENSI : 1. Mengapresiasi karya seni rupa
KOMPETENSI DASAR : 1.1 Mengidentifikasi jenis karya seni rupa
terapan daerah setempat .
INDIKATOR :
1. Mendefinisikan pengertian seni
2. Menyebutkan empat cabang seni
3. Menyebutkan fungsi seni
4. Mendefinisikan pengertian seni rupa terapan daerah
5. Menyebutkan tujuh unsur seni rupa
6. Menjelaskan konsep prinsip seni rupa
7. Menyebutkan tiga jenis karya seni rupa terapan daerah (Jawa Tengah)
8. Menjelaskan fungsi dan makna karya seni rupa daerah (Jawa Tengah)

A . TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu
1. Mendefinisikan pengertian seni
2. Menyebutkan empat cabang seni
3. Menyebutkan fungsi seni
4. Mendefinisikan pengertian seni
5. Menyebutkan tujuh unsur seni rupa
6. Menjelaskan konsep prinsip seni rupa
7. Menyebutkan tiga jenis karya seni rupa daerah (Jawa Tengah)
8. Menjelaskan fungsi dan makna karya seni rupa daerah (Jawa Tengah)


B . MATERI POKOK
1. Konsep seni , empat cabang seni , fungsi seni, konsep seni rupa terapan daerah ,
unsur seni rupa, dan prinsip seni rupa .
2. Beragam jenis, fungsi dan makna karya seni rupa terapan daerah Jawa Tengah


C. METODE PEMBELAJARAN ;
Pendekatan kontekstual, diskusi , tanya jawab dan tugas





D . LANGKAH LANGKAH KEGITAN PEMBELAJARAN
1. Kegiatan pendahuluan
· Menyampaikan kompetensi dasar yang akan dicapai
· Tanya jawab dengan siswa terkait dengan materi , konsep seni , dan menyampaikan manfaat pembelajaran
2 . Kegiatan inti
· Peserta didik membentuk kelompok
· Peserta didik membaca buku referensi tentang seni rupa terapan daerah
· Peserta didik membuat synopsis tentang konsep seni , cabang seni , fungsi
· seni, konsep seni rupa terapan daerah , unsur seni rupa, dan prinsip seni rupa
· Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi tentang seni rupa terapan daerah
· Pembahasan seni rupa terapan daerah (Jawa Tengah)

3 . Kegiatan akhir
· Menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dibahas

E .SUMBER BELAJAR
1. Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VII Penerbit Erlangga.
2. Gambar karya seni rupa terapan daerah


F . PENILAIAN
· Tehnik : Tes tulis
· Bentuk instrumen : Uraian
· Instrumen :
1 . Jelaskan pengertian seni!
2 . Sebutkan empat cabang seni!
3 . Sebutkan fungsi seni!
4. Jelaskan pengertian seni rupa terapan daerah!
5. Sebutkan tujuh unsur seni rupa!
6. Jelaskan konsep prinsip seni rupa!
7. Sebutkan dua jenis karya seni rupa terapan daerah (Jawa Tengah)!
8. Jelaskan fungsi dan makna karya seni rupa terapan daerah (Jawa Tengah)!

NO.
SKOR PEROLEHAN
(A)
SKOR MAKS
(B)
BOBOT SOAL
(C)
NILAI TIAP SOAL

Keterangan : Nilai tiap soal = A/B X C



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No : 1.2

NAMA SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER : VII / I
PERTEMUAN KE : 4-6
ALOKASI WAKTU : 6 x 40 Menit
STANDAR KOMPETENSI : 1. Mengapresiasi karya seni rupa
KOMPETENSI DASAR : 1.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap
keunikan gagasan dan teknik karya
seni rupa terapan daerah setempat
INDIKATOR
1. Membuat kliping karya seni rupa terapan daerah (Jawa Tengah)
2. Membuat tanggapan secara tertulis tentang keunikan gagasan dan teknik
pembuatan karya seni rupa terapan daerah (Jawa
Tengah)

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa mampu :
1. Membuat kliping karya seni rupa terapan daerah Jawa Tengah
2. Membuat tanggapan secara tertulis tentang keunikan gagasan dan teknik pembuatan karya seni rupa terapan daerah (Jawa Tengah)

B. MATERI POKOK
Apresiasi karya seni rupa terapan daerah setempat (JawaTengah)

Keunikan gagasan
Teknik pembuatan karya seni rupa
Pembuatan kliping seni rupa terapan daerah

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan CTL: tanya jawab, diskusi, dan pemberian tugas.

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pendahuluan
· Guru menyampaikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai
oleh siswa
· Guru menyampaikan apersepsi tentang seni rupa terapan
· Guru memberi motivasi tentang apresiasi seni rupa

Kegiatan Inti
· Siswa membentuk kelompok menjadi 8 kelompok.
Melihat tayangan proses pembuatan dan hasil karya seni rupa terapan daerah
Diskusi kelompok tentang proses pembuatan dan hasil karya seni rupa terapan daerah setempat
Membuat tanggapan secara tertulis tentang keunikan gagasan, teknik pembuatan.
Presentasi hasil diskusi kelompok
· Penilaian proses pembelajaran :
· Peserta didik menjawab pertanyaan lisan/kuis
Siswa merangkum materi pembelajaran

Penutup
· Guru menyimpulkan materi pembelajaran
· Guru memberi tugas pembuatan kliping


E. SUMBER PEMBELAJARAN
1. Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VII Penerbit Erlangga
2. Gambar karya seni rupa terapan : kria dan desain.

F. PENILAIAN
1. Teknik penilaian : Tes tulis dan unjuk kerja
2. Bentuk penilaian : Uraian dan produk
3. Instrumen
a. Buatlah kliping karya seni rupa terapan daerah (Jawa Tengah)!
b. Buatlah tanggapan secara tertulis tentang keunikan gagasan dan teknik pembuatan karya seni rupa terapan daerah (Jawa Tengah)!




RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN
RPP No : 2.1

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER : VII/1
PERTEMUAN KE : 7-16
ALOKASI WAKTU : 20 X 40 Menit
STANDAR KOMPETENSI : 2. Mengekspresikan diri melalui karya
seni rupa
KOMPETENSI DASAR : 2.1 Menggambar bentuk dengan
obyek karya seni rupa terapan tiga
dimensi dari daerah setempat
INDIKATOR :
1. Membuat gelap terang dengan teknik arsir, dusel, dan pointilis.
2. Membuat sketsa gambar bentuk. benda kubistis dan silindris dari karya
seni rupa terapan daerah Jawa Tengah
3. Membuat gambar benda kubistis dan silindris dari karya seni rupa terapan
daerah Jawa Tengah

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa mampu :
1. Membuat gelap terang dengan teknik arsir, dusel, dan pointilis
2. Membuat sketsa benda kubistis yang dikembangkan dari karya seni rupa tiga dimensi
3. Membuat sketsa benda silindris yang dikembangkan dari karya seni rupa tiga dimensi
4. Membuat gambar bentuk kubistis yang dikembangkan dari karya seni rupa terapan tiga dimensi daerah (Jawa Tengah)
5. Membuat gambar bentuk silindris yang dikembangkan dari karya seni rupa terapan tiga dimensi daerah (Jawa Tengah)

B. MATERI POKOK :
Konsep menggambar bentuk
Bentuk kubistis dan silindris
Teknik menggambar bentuk
Prinsip-prinsip menggambar bentuk
Langkah-langkah menggambar bentuk

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan CTL: demonstrasi, pemberian tugas

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN :
1. Kegiatan Pendahuluan
· Penyampaian informasi tentang kompetensi dasar
· Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan.
2. Kegiatan Inti
· Siswa berlatih membuat macam-macam teknik menggambar bentuk
· Siswa membuat sketsa benda kubistis dan silindris
· Guru mendemonstrasikan menggambar bentuk dengan pendekatan model
· Siswa membuat gambar bentuk benda kubistis dan silindris karya seni rupa
terapan daerah (Jawa Tengah)
· Penilaian proses dan produk
3. Kegiatan Akhir
· Menunjukkan gambar bentuk karya siswa yang baik
· Menyimpulkan materi pembelajaran

E. SUMBER BELAJAR :
Buku teks Seni Budaya untuk SMP kel;as VII Penerbit Erlangga
Contoh gambar bentuk

F. PENILAIAN
Teknik : Tes unjuk kerja
Bentuk Instrumen : Uji prosedur dan produk
Instrumen :
1. Buatlah gelap terang dengan teknik arsir, dusel, dan pointilis!
2. Buatlah sketsa benda kubistis dan silindris!
3. Gambarlah benda kubistis dan silindris yang ada di depan kelas dengan teknik arsir!

Kriteria penilaian gambar bentuk
Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
Ketepatan bentuk
Ketepatan gelap terang
Penguasaan teknik

Keterangan
1 = sangat kurang
2 = kurang
3 = cukup
4 = baik
5 = sangat baik

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SMP KELAS VII SEMESTER 2

12.41 Edit This 0 Comments »
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP No. 10.2 )

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER : VII/2
PERTEMUAN KE : 1-10
ALOKASI WAKTU : 20 X 40 Menit
STANDAR KOMPETENSI : 2. Mengekspresikan diri melalui
karya senI rupa
KOMPETENSI DASAR : 10.2 Membuat karya seni kriya dengan
teknik dan corak daerah setempat

INDIKATOR :
1. Mendeskripsikan konsep keramik sebagai benda pakai dan benda
hias
2. Membuat benda pakai keramik dengan teknik dan corak daerah
(Jawa Tengah).
3. Membuat benda hias keramik dengan teknik dan corak daerah
(Jawa Tengah).

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa mampu :
Mendeskripsikan konsep keramik
Mendeskripsikan konsep keramik sebagai benda pakai
Mendeskripsikan konsep keramik sebagai dan benda hias.
Menyebutkan bahan yang dapat dibuat keramik.
Menyebutkan lima alat yang dapat digunakan untuk membuat keramik.
Menyebutkan lima teknik pembuatan keramik.
Merancang keramik benda pakai.
Merancang keramik benda hias.
9. Membuat karya seni kriya keramik benda pakai dengan teknik dan
corak daerah (Jawa Tengah).
10. Membuat karya seni kriya keramik benda hias dengan teknik dan
corak daerah (Jawa Tengah).

B. MATERI POKOK
Konsep keramik sebagai benda pakai dan benda hias, jenis, bahan, alat, dan teknik pembuatan

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan CTL : demonstrasi dan penugasan

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN:
Kegiatan Pendahuluan
Memberikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan
Kegiatan Inti
Membaca referensi kriya keramik
Melihat tayangan gambar keramik benda pakai dan benda hias
Merancang keramik benda pakai dan benda hias
Membuat keramik benda pakai
Membuat keramik benda hias
3. Kegiatan Akhir
· Menunjukkan rancangan keramik terbaik dari siswa
· Menyimpulkan materi pembelajaran

E. SUMBER BELAJAR
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VII Penerbit Erlanga
· Media elektronik lap top dan LCD proyektor
· Benda-benda kriya keramik

F. PENILAIAN
Teknik : Tes tulis dan Tes unjuk kerja
Bentuk Instrumen : Uraian dan Uji prosedur dan produk
Instrumen :
1. Jelaskan konsep keramik!
2. Jelaskan konsep keramik sebagai benda pakai!
3. Jelaskan konsep keramik sebagai benda hias!
4. Sebutkan bahan yang dapat dibuat keramik!
5. Sebutkan lima alat yang dapat digunakan untuk membuat keramik!
6. Sebutkan lima teknik pembuatan keramik!
7. Buatlah rancangan keramik benda pakai!
8. Buatlah rancangan keramik benda hias!
9. Buatlah seni kriya keramik benda pakai dengan teknik dan corak
(Jawa Tengah)!
10. Buatlah seni kriya keramik benda hias dengan teknik dan corak
(Jawa Tengah)!
Contoh lembar penilaian hasil karya seni rupa/ kriya keramik
Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
Gagasan
Kreativitas
Teknik / bentuk
Karakteristik

Keterangan
1 = sangat kurang, 2 = kurang, 3 = cukup, 4 = baik, dan 5 = sangat baik

RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN
( RPP No. 10.3 )

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATAPEL : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER : VII/2
PERTEMUAN KE : 11-12
ALOKASI WAKTU : 4 X 40 Menit
STANDAR KOMPETENSI : 10. Mengekspresikan diri melalui karya
seni rupa
KOMPETENSI DASAR : 10.3 Menyiapkan karya seni rupa hasil
buatan sendiri untuk pameran kelas
atau sekolah
INDIKATOR :
1. Mendeskripsikan konsep pameran seni rupa
2. Membuat perencanaan pameran karya seni rupa dua dimensional
dan tiga dimensional buatan sendiri di kelas
3. Membuat kelengkapan pameran seni rupa di kelas


A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa mampu :
Mendeskripsikan konsep pameran seni rupa
Membuat perencanaan pameran karya seni rupa dua dimensional
dan tiga dimensional buatan sendiri di kelas
Membuat kelengkapan pameran seni rupa di kelas

B. MATERI POKOK :
· Pameran karya seni rupa daerah setempat, meliputi: konsep, fungsi,
perlengkapan, dan perencanaan.

C. METODE PEMBELAJARAN :
Pendekatan CTL : Portofolio pamer, pemberian tugas.

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Kegiatan Pendahuluan
· Memberikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai
materi yang akan diajarkan

2. Kegiatan Inti
· Membaca buku teks tentang pameran
· Menyiapkan rencana pameran, dan membentuk kepanitiaan
pameran.
· Membuat proposal pameran seni rupa di kelas
· Membuat buku tamu, katalog, dan label karya

3. Kegiatan Akhir
· Menyimpulkan materi pembelajaran

E. SUMBER BELAJAR :
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VII Penerbit Erlangga

F. PENILAIAN
Teknik : Penugasan
Bentuk Instrumen : Tugas proyek
Instrumen :
Jelaskan konsep pameran seni rupa!
Buatlah perencanaan pameran di kelas hasil karya buatan sendiri!
Buatlah susunan panitia pameran kelas!
4. Buatlah katalog untuk kegiatan pameran di kelas!

Contoh lembar penilaian proposal pameran seni rupa

Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
Sistematika proposal
Kepanitiaan pameran
Kesesuaian anggaran dan belanja
Kreativitas acara pameran

Keterangan
1 = sangat kurang
2 = kurang
3 = cukup
4 = baik
5 = sangat baik



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP No. 10.3 )

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATAPEL : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER : VII/2
PERTEMUAN KE : 11-12
ALOKASI WAKTU : 2X40 Menit
STANDAR KOMPETENSI : 10. Mengekspresikan diri melalui karya
seni rupa
KOMPETENSI DASAR : 10.4 Menata karya seni rupa hasil buatan
sendiri dalam bentuk pameran
kelas atau sekolah
INDIKATOR :
1. Membuat denah ruang pameran seni rupa di kelas
2. Menata karya seni rupa di kelas

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa mampu :
1. Membuat denah ruang pameran seni rupa di kelas
2. Menata karya seni rupa di kelas

B. MATERI POKOK :
Denah ruang pameran seni rupa
Penataan karya seni rupa di kelas.

C. METODE PEMBELAJARAN :
Pendekatan CTL, Portofolio pamer, pemberian tugas

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN :

Kegiatan Pendahuluan
· Memberikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan

1. Kegiatan Inti
· Membuat denah ruang pameran seni rupa di kelas.
· Menata karya seni rupa di ruang pameran.
· Pelaksanaan pameran.
· Penilaian proses pelaksanaan pameran

3. Kegiatan Akhir
· Menyimpulkan materi pembelajaran

E. SUMBER BELAJAR :
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VII Penerbit Erlangga


F. PENILAIAN
Teknik : Penugasan
Bentuk Instrumen : Tugas proyek
Instrumen : 1. Buatlah denah ruang pameran seni rupa di
kelas!
2. Tatalah karya seni rupa di kelas!

Contoh lembar penilaian penyelenggaraan pameran seni rupa

Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
Denah ruang pameran
Penataan karya
Kelengkapan pameran
Tanggapan pengunjung

Keterangan
1 = sangat kurang
2 = kurang
3 = cukup
4 = baik
5 = sangat baik

SENI GRAFIS CETAK TINGGI

14.13 Edit This 0 Comments »
Hasil karya seni grafis ini dibuat tahun 1992, pada kertas manila dengan ukuran 60 x 90 cm. Karya ini termasuk dalam jenis karya grafis cetak tinggi, dengan media cetak dari hardboard yang telah dibuat sketsanya kemudian sketsa tersebut dicukil pada pemukaannya sesuai sketsa yang ada. Pencukilan dilakukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SMP KELAS VIII

13.01 Edit This 0 Comments »
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No.10,2

Sekolah : SMP 3 Weleri
Mata Pelajaran : Seni Budaya/Seni Rupa
Kelas/Semester : VIII/2
Pertemuan ke : 1-6
Alokasi Waktu : 12 x 40 menit
Standar kompetensi : 10. Mengekspresikan diri melalui karya
seni rupa
Kompetensi Dasar :10.2 Mengekspresikan diri melalui
karya seni grafis.
Indikator :
1. Mendeskripsikan konsep, bahan, alat, dan teknik cetak tinggi.
2. Membuat benda pakai dan atau benda hias dengan teknik cetak tinggi
.
A. Tujuan pembelajaran
Siswa mampu:
1. Menjelaskan konsep cetak tinggi!
2. Menyebutkan bahan dan alat cetak tinggi!
3. Menjelaskan teknik pembuatan cetak tinggi!
4. Membuat benda pakai dan atau benda hias dengan teknik
cetak tinggi.

B. Materi ajar
Pengetahuan seni grafis dan teknik pembuatan seni grafis.

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan CTL, demonstrasi, pemberian tugas.

D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran :
1. Kegiatan pendahuluan :
· Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa.
· Penjelasan dan tanya jawab tentang pengetahuan dan teknik
pembuatan seni grafis.
2. Kegiatan inti
§ Membuat desain seni grafis cetak tinggi.
§ Membuat negatif seni grafis cetak tinggi
§ Mencetak seni grafis cetak tinggi
3. Kegiatan akhir
§ Menunjukkan karya cetak tinggi terbaik siswa

E. Sumber Belajar
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
· Media bahan, dan alat grafis.

F. Penilaian :
Teknik : Tes tulis dan tes unjuk kerja
Bentuk instrumen : Uraian dan Uji prosedur dan produk
Instrumen :

1. Jelaskan konsep cetak tinggi!
2. Sebutkan bahan dan alat cetak tinggi!
3. Jelaskan teknik pembuatan cetak tinggi!
4. Buatlah benda pakai dan atau benda hias dengan teknik cetak
tinggi !

CONTOH LEMBAR PENILAIAN HASIL KARYA SENI RUPA

Aspek yang dinilai
Penilaian

Gagasan

Kreativitas

Teknik / bentuk

Karakteristik

Keterangan :
Sangat kurang
kurang
cukup
baik
sangat baik




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No.10,2

Sekolah : SMP 3 Weleri
Mata Pelajaran : Seni Budaya/Seni Rupa
Kelas/Semester : VIII/2
Pertemuan ke : 7-12
Alokasi Waktu : 12 x 40 menit
Standar kompetensi : 10. Mengekspresikan diri melalui karya
seni rupa
Kompetensi Dasar :10.2 Mengekspresikan diri melalui
karya seni grafis.
Indikator :
1. Mendeskripsikan konsep, bahan, alat, dan teknik fotografi
2. Membuat karya seni grafis dengan teknik fotografi
.
A. Tujuan pembelajaran
Siswa mampu:
Mendeskripsikan konsep, bahan, alat, dan teknik fotografi
Membuat karya seni grafis dengan teknik fotografi

B. Materi ajar
Pengetahuan dan teknik pembuatan fotografi.

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan CTL, demonstrasi, pemberian tugas.

D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran :
4. Kegiatan pendahuluan :
· Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa.
· Penjelasan dan tanya jawab tentang pengetahuan dan teknik
pembuatan seni grafis.
5. Kegiatan inti
· Membaca buku teks seni budaya tentang fotografi
· Mengamati tayangan pembuatan karya fotografi
· Membuat karya seni grafis dengan teknik fotografi
6. Kegiatan akhir
§ Menunjukkan karya cetak tinggi terbaik siswa

E. Sumber Belajar
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
· Media fotografi: kamera, film, dan lampu foto.

F. Penilaian :
Teknik : Tes tulis dan Tes unjuk kerja
Bentuk instrumen : Uraian dan Uji prosedur dan produk
Instrumen :
1. Jelaskan konsep fotografi!
2. Sebutkan bahan dan alat fotografi!
3. Jelaskan teknik pembuatan fotografi!
4. Buatlah karya seni grafis dengan teknik fotografi!
CONTOH LEMBAR PENILAIAN HASIL KARYA SENI RUPA

Aspek yang dinilai
Penilaian
Gagasan
Kreativitas
Teknik / bentuk





Karakteristik RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No. 1.1

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS / SEMESTER : VIII / I
PERTEMUAN KE : 1-2
ALOKASI WAKTU : 4 X 40 menit
STANDAR KOMPETENSI : 1. Mengapresiasi karya seni rupa.
KOMPETENSI DASAR : 1.1 Mengidentifikasi jenis karya seni
rupa terapan nusantara.
INDIKATOR :
1. Mendefinisikan konsep seni rupa terapan nusantara.
2. Mengidentifikasi jenis karya seni rupa terapan nusantara
3. Mengidentifikasi teknik pembuatan, fungsi, dan makna karya
seni rupa terapan nusantara.

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa mampu :
1. Mendefinisikan konsep seni rupa terapan nusantara.
2. Mengidentifikasi jenis karya seni rupa terapan nusantara
3. Mengidentifikasi teknik pembuatan, fungsi, dan makna karya seni
rupa terapan nusantara.

B. MATERI AJAR
1. Pengertian seni rupa terapan nusantara.
2. Jenis karya seni rupa terapan nusantara.
3. Tehnik pembuatan, fungsi dan makna karya seni rupa terapan nusantara.

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan CTL : observasi, diskusi, tanya jawab.

D. LANGKAH KEGIATAN
a. Pendahuluan
· Menyampaikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Motivasi dan apersepsi.
b. Kegiatan Inti
· Melihat tayangan gambar karya seni rupa terapan nusantara.
· Membaca referensi tentang seni rupa terapan nusantara.
· Mengkaji keragaman bentuk seni rupa terapan nusantara
c. Penutup
· Membuat kesimpulan materi pembelajaran

E. SUMBER BELAJAR
- Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VIII Penerbit Erlangga
- Laptop dan LCD proyektor

F. PENILAIAN
· Teknik : Tes tertulis
· Bentuk instrumen : Uraian
· Instrumen penilaian

1. Jelaskan pengertian seni rupa terapan nusantara!
2. Sebutkan jenis-jenis karya seni rupa terapan!
3. Jelaskan teknik pembuatan, fungsi, dan makna karya seni rupa nusantara!
















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP N0. 1.2

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS / SEMESTER : VIII / I
PERTEMUAN KE : 3-4
ALOKASI WAKTU : 4 X 40 menit
STANDAR KOMPETENSI : 1. Mengapresiasi karya seni rupa.
KOMPETENSI DASAR : 1.2 Menampilkan sikap apresiatif
terhadap keunikan gagasan dan
teknik karya seni rupa terapan
nusantara.
INDIKATOR :
1. Membuat ulasan tertulis tentang keunikan gagasan, teknik pembuatan, fungsi, dan makna karya seni rupa terapan nusantara.
2. Membuat kliping gambar karya seni rupa terapan nusantara.

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu :
1. Membuat ulasan tertulis tentang keunikan gagasan, teknik pembuatan,
fungsi, dan makna karya seni rupa terapan nusantara.
2. Membuat kliping gambar karya seni rupa terapan nusantara.

B. MATERI AJAR
· Nilai estetis dan praktis karya seni rupa terapan nusantara.
· Fungsi karya seni rupa terapan nusantara
· Makna karya seni rupa terapan nusantara.
· Teknik pembuatan karya seni rupa terapan nusantara.

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan CTL : diskusi, tanya jawab, penugasan .

D. LANGKAH KEGIATAN
a. Pendahuluan
· Menyampaikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Motivasi dan apersepsi.
b. Kegiatan Inti
Membaca referensi tentang nilai seni rupa nusantara.
Melihat tayangan proses pembuatan, fungsi, dan makna karya seni
rupa terapan nusantara
Diskusi keragaman jenis, bentuk, makna, fungsi karya seni rupa.
c. Penutup
· Membuat kesimpulan

E. SUMBER BELAJAR
Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VIII
Gambar karya seni rupa nusantara



F. PENILAIAN
· Teknik : Tes unjuk kerja
· Bentuk instrumen : Uji produk
· Instrumen :
1. Buatlah ulasan secara tertulis tentang keunikan gagasan, teknik pembuatan, fungsi, dan makna karya seni rupa terapan nusantara!
2. Buatlah kliping gambar karya seni rupa terapan nusantara!





RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No. 2.1

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS / SEMESTER : VIII / I
PERTEMUAN KE : 5-6
ALOKASI WAKTU : 4 X 40 menit
STANDAR KOMPETENSI : 2. Mengekspresikan diri melalui
karya seni rupa.
KOMPETENSI DASAR : 2.1 Merancang karya seni kriya
tekstil dengan teknik dan corak
seni rupa terapan nusantara

INDIKATOR :
1. Mendiskripsikan konsep batik.
2. Membuat desain pola batik berdasarkan corak ragam hias
nusantara.

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu :
1. Mendiskripsikan konsep batik.
2. Membuat desain pola batik berdasarkan corak ragam hias nusantara

B. MATERI AJAR
· Konsep batik
· Menggambar desain ragam hias untuk pola batik.

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan CTL : Tanya jawab, Demonstrasi, Pemberian tugas.

D. LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
a. Kegiatan Pendahuluan
· Menyampaikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Tanya jawab berbagai hal yang terkait dengan wawasan siswa mengenai daerah-daerah pembuat batik.
b. Kegiatan Inti
· Membaca referensi tentang seni rupa nusantara dan karya seni batik.
· Melihat tayangan gambar batik.
· Menggambar desain ragam hias untuk pola batik
c. Kegiatan akhir
· Menyimpulkan materi pembelajaran

E. ALAT / SUMBER BELAJAR
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VIII Penerbit Erlangga
· Media elektronik lap top dan LCD proyektor



F. PENILAIAN
Teknik : Tes tulis dan tes unjuk kerja
Bentuk instrumen : Uraian dan uji produk
Instrumen :
Jelaskan konsep batik!
Buatlah desain pola batik untuk taplak berdasarkan ragam hias nusantara di atas kertas gambar!

Contoh lembar penilaian hasil karya seni rupa

Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
Gagasan
Kreativitas
Teknik /bentuk
Karakteristik

Keterangan :
1 = sangat kurang
2 = kurang
3 = cukup
4 = baik
5 = sangat baik







RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No.2.2

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS / SEMESTER : VIII / I
PERTEMUAN KE : 7-12
ALOKASI WAKTU : 12 X 40 menit
STANDAR KOMPETENSI : 2. Mengekspresikan diri melalui
karya seni rupa.
KOMPETENSI DASAR : 2.2 Membuat karya seni kriya tekstil
dengan teknik dan corak seni
rupa terapan nusantara.

INDIKATOR :
1. Membuat pola batik pada kain mori berdasarkan desainnya
2. Membatik tulis dengan bahan lilin dan alat canting
3. Mewarnai kain batik.

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu :
1. Membuat pola batik pada kain mori berdasarkan desainnya
2. Membatik tulis dengan bahan lilin dan alat canting
3. Mewarnai kain batik

B. Materi Ajar
· Konsep batik
· Bahan, alat, dan teknik membatik
· Langkah-langkah membatik
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan CTL : Pemberian tugas, praktek.
D. Langkah Kegiatan
a. Kegiatan Pendahuluan
· Menyampaikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Motivasi dan apersepsi.
b. Kegiatan Inti
· Membaca buku teks tentang karya seni membatik.
· Melihat demonstrasi/tayangan teknik membatik.
· Praktek membatik sesuai dengan langkah-langkahnya
c. Penutup
· Menunjukkan karya batik buatan siswa yang berhasil baik
E. Sumber Belajar
Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VIII Penerbit Erlangga
Kain mori, lilin, pewarna, canting, wajan, dan kompor,



F. PENILAIAN
Teknik : Tes unjuk kerja
Bentuk instrumen : Uji prosedur dan produk
Instrumen :
1. Buatlah pola batik pada kain mori berdasarkan desainnya!
2. Buatlah batik tulis dengan bahan lilin dan alat canting!
3. Warnailah kain yang telah dibatik!

Contoh lembar penilaian hasil karya seni rupa batik
Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
Gagasan
Kreativitas
Teknik / bentuk
Karakteristik


Keterangan : 1 = sangat kurang
2 = kurang
3 = cukup
4 = baik
5 = sangat baik




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No.2.3

SEKOLAH : SMP 3 Weleri
MATA PELAJARAN : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS / SEMESTER : VIII / I
PERTEMUAN KE : 13-16
ALOKASI WAKTU : 8 X 40 menit
STANDAR KOMPETENSI : 2. Mengekspresikan diri melalui
karya seni rupa.
KOMPETENSI DASAR : 2.3 Mengekspresikan diri melalui karya
seni lukis /gambar.

INDIKATOR :
1. Menjelaskan gambar, unsur utama, corak, dan ragam gambar
ilustrasi.
2. Menggambar ilustrasi sesuai dengan pilihan corak dan ragamnya.

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu :
1. Menjelaskan konsep gambar ilustrasi
2. Menyebutkan unsur utama gambar ilustrasi
3. Menyebutkan tiga corak gambar ilustrasi
4. Menyebutkan lima ragam gambar ilustrasi.
5. Menggambar ilustrasi sesuai dengan pilihan corak dan ragamnya.

B. Materi Ajar
· Konsep gambar ilustrasi
· Unsur-unsur gambar ilustrasi
· Corak gambar ilustrasi
· Ragam gambar ilustrasi

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan CTL : Pemberian tugas, praktek.
D. Langkah Kegiatan
a. Kegiatan Pendahuluan
· Menyampaikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Motivasi dan apersepsi.
b. Kegiatan Inti
· Membaca buku teks tentang menggambar ilustrasi.
· Melihat demonstrasi/tayangan gambar ilustrasi.
· Praktek menggambar ilustrasi sesuai dengan langkah-langkahnya
d. Penutup
· Menunjukkan karya gambar ilustrasi siswa yang berhasil baik
E. Sumber Belajar
Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VIII Penerbit Erlangga
Media elektronik lap top LCD proyektor/ contoh gambar ilustrasi,
F. PENILAIAN
Teknik : Tes unjuk kerja
Bentuk instrumen : Uji prosedur dan produk
Instrumen :
1. Jelaskan pengertian gambar ilustrasi!
2. Sebutkan unsur utama gambar ilustrasi!
3. Sebutkan tiga corak gambar ilustrasi!
4. Sebutkan lima ragam gambar ilustrasi!
5. Buatlah gambar ilustrasi sesuai dengan pilihan corak dan ragamnya

Contoh lembar penilaian hasil karya seni rupa batik
Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
Gagasan
Kreativitas
Teknik / bentuk
Karakteristik


Keterangan :
1 = sangat kurang
2 = kurang
3 = cukup
4 = baik
5 = sangat baik



Keterangan :
Sangat kurang
kurang
cukup
baik
sangat baik








RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No. 10.3

Sekolah : SMP 3 Weleri
Mata Pelajaran : Seni Budaya/Seni Rupa
Kelas/Semester : VIII/2
Pertemuan ke : 13
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar kompetensi : 10. Mengekspresikan diri melalui karya
seni rupa
Kompetensi Dasar :10.3 Menyiapkan karya seni rupa hasil
karya sendiri untuk pameran kelas
atau sekolah.

Indikator :
1. Membuat kelengkapan pameran seni rupa di kelas yang berupa katalog dan label karya.
2. Membuat proposal pameran seni rupa di kelas
.
A. Tujuan pembelajaran :
Siswa mampu:
1. Membuat kelengkapan pameran seni rupa di kelas yang berupa
katalog dan label karya.
2. Membuat proposal pameran seni rupa di kelas

B. Materi ajar :
· Persiapan pameran seni rupa di kelas
· Proposal pameran seni rupa di kelas

C. Metode Pembelajaran :
Pendekatan CTL, pemberian tugas.
D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran :
1. Kegiatan pendahuluan :
· Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa.
· Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan.
2. Kegiatan inti
· Membuat persiapan pameran di kelas
· Membuat proposal pameran seni rupa di kelas
.
3. Kegiatan akhir
§ Menyimpulkan materi pembelajaran.

E. Alat/sumber belajar :
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VIII Penerbit Erlangga.

F. Penilaian :
Teknik : Tes unjuk kerja
Bentuk instrumen : Uji petik prosedur dan produk
Instrumen :
Buatlah kelengkapan pameran yang berupa katalog dan label karya!
Buatlah proposal pameran karya seni rupa di kelas /sekolah!
.

CONTOH LEMBAR PENILAIAN HASIL KARYA SENI RUPA
Aspek yang dinilai
Penilaian
Gagasan
Penguasaan teknik
Ketepatan bentuk
Kreatifitas


Keterangan :
1. Sangat kurang
2. kurang
3. Cukup
4. Baik
5. Sangat baik







RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP No. 10.4

Sekolah : SMP 3 Weleri
Mata Pelajaran : Seni Budaya/Seni Rupa
Kelas/Semester : VIII/2
Pertemuan ke : 14
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar kompetensi : 10. Mengekspresikan diri melalui karya
seni rupa
Kompetensi Dasar : 10.4 Menata karya seni rupa hasil karya
sendiri dalam bentuk pameran
kelas/sekolah.
Indikator :
1. Mengelompokkan karya seni dengan jenisnya.
2. Menata karya sendiri di kelas/sekolah.

A. Tujuan pembelajaran :
Siswa mampu:
1. Mengelompokkan karya seni dengan jenisnya.
2. Menata hasil karya sendiri di kelas/sekolah.

B. Materi ajar :
Penataan karya seni rupa di kelas/ ruang pameran.

C. Metode Pembelajaran :
Pendekatan CTL, Pemberian tugas.

D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran :
1. Kegiatan pendahuluan :
· Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa.
· Pembagian dan pendelegasian tugas.
2. Kegiatan inti
· Mengelompokkan karya seni rupa sesuai dengan jenisnya
· Menata karya.dengan tata letak yang sesuai
3. Kegiatan akhir
· Mengevaluasi pelaksanaan pameran.

E. Sumber Belajar :
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas VIII Penerbit Erlangga
· Perlengkapan alat-alat pameran..

F. Penilaian :
Teknik : Penugasan
Bentuk instrumen : Tugas proyek
Instrumen :
o Kelompokkan karya seni rupa sesuai dengan jenisnya.
o Tatalah karya seni rupa dalam pameran di kelas/sekolah.




CONTOH LEMBAR PENILAIAN

Aspek yang dinilai
Penilaian
Gagasan/konsep pameran
Pengorganisasian
Penataan pameran


Keterangan:
1. Sangat kurang
2. kurang
3. Cukup
4. Baik
5. Sangat baik

SENI, PERSAHABATAN DAN PILIHAN HIDUP

08.42 Edit This 1 Comment »
SENI, PERSAHABATAN DAN PILIHAN HIDUPKU SAAT INI
Seni merupakan satu pilihan hidup yang menjadikan aku seperti sekarang ini, artinya dari seni inilah aku telah menemukan jalan kehidupanku. Naluri seni ini mengalir dalam diriku dan berkembang melalui pengalaman dan pendidikan yang telah aku tempuh. Dimulai dari kecil aku telah menyukai membuat gambar-gambar wayang. Di SMA hasrat seniku mulai lebih terarah atas bimbingan alm. Bapak Roesmoyo dalam pelajaran seni rupa maupun di extrakurikuler. Hal ini membuat aku ingin mengembangkan ketingkat yang lebih tinggi yaitu di bangku perkuliahan. Jurusan Seni Rupa IKIP Semarang yang aku jadikan pilihannya. Awal perkuliahan aku jalani, mulailah aku berkenalan dengan teman-teman yang ada, sampai berlanjut pada persahabatan yang aku temukan pada salah seorang teman yang bernama Nurhadi. Perkuliahan aku jalani bersama, mengerjakan tugas bersama, suka duka masa perkuliahan kita rasakan bersama. Memang banyak juga sahabatku yang lain pada masa itu seperti Sardi, Djati Prasetyo, Hendi Gusanto, Pranoto, Toharatna, Adi Adriyanto dan lain-lain. Tetapi terlalu banyak kenangan yang tak dapat hilang begitu saja, kenangan yang sangat mendalam dalam perjalanan hidup pada saat perkuliahan. Dulu pada waktu aku kecelakaan sobat satuku ini yang ikut mengantarkan kendaraanku ke bengkel, kenalan dengan seorang gadispun dia yang paling setia mengantarku tanpa ada suatu pamrih, yah.........hanyalah satu bentuk persahabatan, kesetiakawanan, saling tolong menolong. Inilah yang menjadikan aku takkan dapat melupakan persahabatan di bangku kuliah. Bentuk persahabatan yang murni telah dapat memberikan arti hidup yang begitu mendalam yang sulit untuk dicarikan sekedar pengganti atau penyela dalam satu persahabatan. Pola kesetiaan ini telah memberikan pandangan hidup yang lebih berarti yaitu persaudaraan haruslah ditanamkan betul-betul hingga benar-benar mendarah daging, sehingga penanaman prinsip hidup seperti menjadi satu bentuk pilihan hidup samapai saat ini. Seni, persahabatan dan pilihan hidup inilah yang akan aku jadikan tonggak sejarah dalam suatu kehidupan di dunia yang bersifat fana ini. Semoga menjadi cermin untuk pengembangan hidup yang lebih luas.


CURUG SEWU

13.25 Edit This 2 Comments »
CURUG SEWU, merupakan objek wisata yang menjadi andalan di Kabupaten Kendal. Tempatnya terletak di Kecamatan Patean, di daerah bagian selatan kota Kendal. Pemandangan alamnya sangat eksotis, yang memperlihatkan keagungan alam ciptaan Yang Maha Kuasa. Curug Sewu mempertontonkan tentang air terjun yang bertingkat-tingkat dari atas hingga bagian bawah, karena air terjunnya yang banyak inilah maka disebut sebagai curug sewu. Tapi sayang, keindahan yang maksimal hanya dapat ditontonkan dari bagian terbawah di tempat ini. Jalur atau rute menuju bagian bawah ini, sekarang sulit untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan rute tersebut sudah rusak terkena longsoran tanah disekitarnya. Walaupun begitu, tidak mengurangi keindahannya air terjun tersebut masih dapat dilihat dari samping seperti yang terlihat pada gambar. Curug Sewu memang sekarang kelihatan tertata lebih baik dengan dilengkapi berbagai sarana hiburan dan permainan juga adanya taman satwa. Tempat ini cocok sebagai salah satu tujuan objek wisata untuk keluarga maupun untuk muda-mudi yang mencintai alam maupun yang sedang dilanda asmara. Yah, intinya sebagai sarana refreshing, pelepas rasa penat dan gerah yang ada pada fisik maupun psikis kita. Curug Sewu juga dapat untuk mendekatkan diri kita kepada kemurnian alam dan keagungan iIlahi atas apa yang diciptakanNya. Sarana perenungan kita atas apa yang kita lakukan kepada alam, sudahkah kita melestarikan, melindungi dan menyayangi alam kita. Semoga alam kita tetap lestari dari berbagai gangguan tangan-tangan jahil manusia.

PERSPEKTIF

12.24 Edit This 0 Comments »
Perspektif atau sudut pandang adalah teknik atau metode untuk menggambar objek-objek berupa benda, ruangan (interior), dan lingkungan (eksterior) yang ukurannya lebih besar dari manusia.
Teknik ini tercipta karena keterbatasan jarak mata kita dalam melihat objek. Semakin jauh jarak mata dengan benda, semakin kecil penampakannya dan bahkan akan hilang dari pandangan pada jarak tertentu. Sebaliknya, semakin dekat jarak mata kita, benda tersebut akan terlihat semakin besar. Dua hal yang harus diperhatikan sebagai patokan dalam teknik menggambar perspektif sebagai berikut.
1. Garis Horizon
Garis horizon adalah garis khayal mata. Di mana mata kita berada, di situlah garis horizon itu ada.
2. Titik Hilang
Titik hilang adalah titik terjauh dari jangkauan. Jarak pandang mata dan titik hilang selalu terletak di dalam garis horizon.
Secara teknis, perspektif ini terdiri dari perspektif satu titik hilang, perspektif dua titik hilang dan perspektif tiga titik hilang.
A. Perspektif Satu Titik Hilang
Pada dasarnya, perspektif satu, dua dan tiga titik hilang bisa dibagi lagi menjadi berbagai sudut pandang berdasarkan posisi mata kita berada. Lebih sederhana, sudut pandang bisa dibagi menjadi 3 macam yaitu sudut pandang mata burung, sudut pandang normal dan sudut pandang mata kucing.
a. Sudut Pandang Mata Burung
Pada sudut pandang burung, mata kita seolah-olah berada di atas dan melihat objek berada di bawah. Jadi, letak garis horizon berada di atas bidang gambar. Letak titik hilang berada pada garis itu, bisa dibagian kiri, tengah atau kanan. Bahkan bisa juga diletakkan di luar bidang gambar. Setiap objek yang digambar, garisnya bersumber dari titik hilang.
Tahapan dalam menggambar
- Buatlah garis horizon di bagian atas bidang gambar.
- Letakkan titik hilang di dalam garis horizon. Letak garis titik hilang bisa di mana pun, di pinggir atau di tengah bidang gambar.
- Buatlah garis batas ruangan atau dinding dengan patokan garis berasal dari titik hilang tersebut
- Gambarlah beberapa bangun dasar yang juga berpatokan pada garis dari titik hilang tersebut. Menggambarnya harus dengan perencanaan. Bangun dasar dijadikan gambar objek benda.
- Gambarlah seluruh detail benda dengan patokan komposisi pada bangun dasar.
- Arsirlah seperlunya untuk memberikan kesan dimensi volume dan karakter benda.
b. Sudut Pandang Normal
Diri kita seolah-olahberdiri normal memandang lurus ke depan, bagian atas dan bagian bawah terlihat lebih seimbang. Letak garis horizon tepat di tengah-tengah bidang gambar dan titik hilang bisa diletakkan di mana saja pada garis tersebut. Semua objek yang digambar garisnya berasal dari titik hilang.
c. Sudut Pandang Mata Kucing
Sudut pandang ini seolah-olah dalam posisi tiarap dan melihat ke depan sehingga penampakan objek bagian atas akan kelihatan lebih dominan. Letak garis horizon bagian bawah bidang gambar dan letak titik hilang pada garis horizon. Titik hilang dijadikan pusat untuk menarik garis dalam menggambarkan setiap objek benda.
B. Perspektif 2 Titik Hilang
Pada teknik perspektif 2 titik hilang, pada garis horizon terdapat 2 titik fokus. Persimpangan garis yang berasal dari 2 titik hilang akan membuat sebuah sudut. Tahapan untuk menggambar teknik perspektif 2 titik hilang juga hampir sama dengan teknik menggambar perspektif 1 titik hilang, yaitu:
- Buatlah garis horizon sesuai sudut pandang perspektif yang dipakai.
- Letakkan 2 titik, masing-masing di bagian ujung kiri dan kanan bidang gambar.
- Jika menggambar ruangan, buatlah batas ruang itu dengan menarik garis dari kedua titik tersebut.
- Gambarlah beberapa bangun dasar dengan patokan kedua titik hilangnya.
- Gambarlah seluruh detail benda dengan berpatokan pada bangun dasar yang sudah dibuat
- Arsirlah seperlunya untuk memberikan kesan dimensi, volume dan karakter benda.
C. Perspektif 3 Titik Hilang
Perspektif ini biasanya hanya bisa dipakai untuk menggambar sesuatu yang sangat luas, besar, tinggi dan secara visual mengalami distorsi yang sangat ekstrim. Teknik ini dipakai untuk menggambar outdoor dan sudut pandang dari udara, meskipun bisa juga dipakai untuk sudut pandang dari bawah atau sudut pandang mata kucing. Agar tidak mengalami distorsi yang berlebihan, sebaiknya titik hilang diletakkan jauh di luar bidang gambar. Garis horizon tidak selamanya harus diletakkan horizontal tetapi bisa juga diagonal untuk menggambar impresi yang berbeda. Berdasarkan sudut pandang, perspektif ini dibagi menjadi 2 macam yaitu sudut pandang mata burung dan sudut pandang mata kucing.

ISOMETRI DAN STILL LIFE

09.02 Edit This 0 Comments »
A. Isometri
Isometri adalah metode atau teknik menggambar obyek yang ukurannya lebih kecil dari manusia. Teknik ini dipakai agar penggambaran objek gambar tidak mengalami distorsi atau perluasan bentuk. Secara konstruktif, proporsi semua benda jika disederhanakan berasal dari bentuk kotak atau persegi.
B. Still Life
Still Life adalah teknik atau metode menggambar alam dan benda yang ukurannya lebih kecil dari manusia dengan cara melihat dan mengamati modelnya secara langsung. Teknik still life dilakukan dengan cara meletakkan dan mengkomposisikan benda-benda sedemikian rupa kemudian digambar secara langsung.
Metode belajar menggambar dengan cara melihat objek bendanya secara langsung lebih efektif jika dibandingkan dengan hanya mengandalkan memori dan imajinasi. Hal ini karena kita secara langsung merasakan keberadaan benda-benda tersebut dan bisa menggambarkan karakter dan proporsinya secara langsung. Beberapa karakter yang perlu diketahui ciri khasnya adalah karakter kaca atau gelas, karakter batu, karakter kain dan kayu, karakter metal, karakter kertas, karakter jenis buah-buahan, karakter plastik dan lain-lainnya.

GAMBAR MODEL: SRI HARJATI SETIJANINGSIH

13.36 Edit This 1 Comment »
Gambar Model

Judul gambar ini adalah Sri Harjati Setijaningsih, sesuai dengan model yang digambar. Gambar ini dibuat pada tahun 1997, di atas kertas manila ukuran A3 dengan media pena pensil 2B. Teknik yang digunakan adalah teknik arsir. Gambar setelah selesai dibuat diberi lapisan fiksatif, sehingga gambar tidak mudah luntur, kusam ataupun rusak karena adanya gesekan tangan atau gesekan yang lainnya. Ide untuk menggambar objek ini muncul setelah adanya persahabatan yang terlalu dekat dan mungkin juga adanya kesatuan hati antara sipencipta gambar dengan model yang bersangkutan. Model ini berasal dari Grobogan atau Purwodadi Jawa Tengah. Model dilahirkan pada tanggal 5 Mei 1970 dan dibesarkan di kota Purwodadi tepatnya di Jalan Jendral Sudirman, di depan Aloon-aloon Purwodadi.Model sekolah di SD, SMP dan SMAN I Purwodadi setempat sampai dengan menyelesaikan kuliahnya di IKIP Semarang pada tahun 1996. Pada masa kuliah inilah dia berkenalan dengan mahasiswa jurusan Seni Rupa yang bernama Eko. Perkenalan berlanjut dengan adanya persahabatan yang bertambah akrab hingga terjalin asmara diantara keduanya. Mereka berdua saling jatuh cinta (untuk kisah ini akan diceritakan tersendiri) hingga berlanjut dengan ikatan pernikahan yang dilangsungkan pada tanggal 3 September 1997. Pada saat ini model telah dikaruniai dua anak. Anak pertama perempuan lahir pada tanggal 13 Februari 1999 dan anak kedua laki-laki lahir pada tanggal 24 Maret 2003. Model sekarang telah bekerja sebagai tenaga pendidik di SMKN 2 Kendal sebagai guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Inilah sekilas biografi model yang digambar dan proses pembuatan gambar tersebut.

RPP SMP SENI BUDAYA KELAS IX SEMESTER I DAN II

12.53 Edit This 0 Comments »
`RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP No. 9.1)

Sekolah : SMP 3 Weleri
Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa
Kelas/Semester : IX ( sembilan ) / 2 (dua)
Pertemuan ke : 1
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : 9. Mengapresiasi karya seni rupa
Kompetensi Dasar : 9.1. Mengidentifikasi karya seni rupa murni
yang diciptakan di Indonesia
Indikator :
Mendefinisikan seni rupa murni nusantara
Menyebutkan tiga jenis karya seni rupa murni nusantara
Menyebutkan gaya karya seni rupa murni nusantara

A. Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu :
Mendefinisikan seni rupa murni nusantara
Menyebutkan tiga jenis karya seni rupa murni nusantara
Menyebutkan gaya karya seni rupa murni nusantara

B. Materi Ajar :
· Pengertian seni rupa murni nusantara
· Jenis karya seni rupa murni: seni lukis, seni patung, dan seni grafis
· Gaya seni rupa: tradisional, modern, dan posmodern

C. Metode Pembelajaran :
Pendekatan CTL: diskusi, tanya jawab.

D. Langkah-langkah Kegiatan:
1. Kegiatan Pendahuluan.
· Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa.
· Tanya jawab tentang karya seni rupa murni nusantara dan manca negara.
2. Kegiatan Inti
· Membaca buku teks seni budaya tentang seni rupa murni nusantara
· Mengamati tayangan gambar seni rupa murni nusantara dan mancanegara
· Mengkaji keragaman jenis, fungsi, dan makna karya seni rupa murni nusantara

3. Kegiatan Penutup
· Menyimpulkan materi pembelajaran

E. Sumber Belajar :
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
· Media elektronik : laptop dan LCD proyektor

F. Penilaian:
Teknik : Tes Tertulis / Penugasan
Bentuk Insrumen : Uraian / Tugas proyek
Instrumen :
1. Sebutkan pengertian seni rupa murni nusantara!
2. Sebutkan tiga jenis karya seni rupa murni nusantara!
3. Sebutkan gaya karya seni rupa murni nusantara berikut ini!



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP No. 9.2 )

Sekolah : SMP 3 Weleri
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA / SENI RUPA
Kelas/Semester : IX ( sembilan ) / 2 (dua)
Pertemuan ke : 2
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : 9. Mengapresiasi karya seni rupa
Kompetensi Dasar : 9.2. Menampilkan sikap apresiatif terhadap
keunikan gagasan dan teknik dalam karya
seni rupa murni Indonesia.
Indikator :
Mendeskripsikan keunikan gagasan dan teknik pembuatan karya seni rupa murni nusantara
Membuat kliping karya seni rupa murni nusantara
A. Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu :
Mendeskripsikan keunikan gagasan dan teknik pembuatan karya seni rupa murni nusantara
Membuat kliping karya seni rupa murni nusantara

B. Materi Ajar
· Keunikan gagasan karya seni rupa murni nusantara
· Teknik pembuatan karya seni rupa murni nusantara

C. Metode Pembelajaran :
Pendekatan CTL : diskusi, tanya jawab.

D. Langkah-langkah Kegiatan:
1. Kegiatan Pendahuluan.
· Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Tanya jawab tentang seni rupa murni nusantara dan mancanegara
2. Kegiatan Inti
· Melihat tayangan gambar karya seni rupa murni nusantara
· Mendeskripsikan keunikan gagasan dan teknik pembuatan karya seni rupa murni nusantara
· Pembuatan kliping karya seni rupa murni nusantara
3. Kegiatan Penutup
· Menyimpulkan materi pembelajaran

E. Sumber Belajar
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
· Media elektronik : laptop dan LCD proyektor

F. Penilaian
Teknik : Tes tulis dan Tes unjuk kerja
Bentuk Insrumen : Uraian dan Uji prosedur dan produk
Instrumen :
Definisikan konsep seni patung!
Jelaskan fungsi patung!
Sebutkan tiga corak patung!
Sebutkan tiga jenis patung!
Sebutkan tiga bahan patung!
Sebutkan lima alat patung!
Buatlah rancangan pembuatan patung manusia!
Buatlah karya patung manusia dengan bahan plastisin dan teknik membutsir!



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP No. 10.1 )

Sekolah : SMP 3 Weleri
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA / SENI RUPA
Kelas/Semester : IX ( sembilan ) / 2 (dua)
Pertemuan ke : 3-7
Alokasi Waktu : 10 x 40 menit
Standar Kompetensi : 10. Mengekspresikan diri melalui karya seni
rupa
Kompetensi Dasar : 10.1. Mengekspresikan diri melalui karya seni
rupa murni yang dikembangkan dari
beragam unsur seni rupa Nusantara dan
mancanegara di luar Asia

Indikator :
Mendefinisikan konsep seni patung
Menjelaskan fungsi patung
Menyebutkan tiga corak patung
Menyebutkan tiga jenis patung
Menyebutkan tiga bahan patung
Menyebutkan lima alat patung
Merancang pembuatan patung
Membuat karya patung

A. Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu :
Mendefinisikan konsep seni patung
Menjelaskan fungsi patung
Menyebutkan tiga corak patung
Menyebutkan tiga jenis patung
Menyebutkan tiga bahan patung
Menyebutkan lima alat patung
Merancang pembuatan patung
Membuat karya patung

B. Materi Ajar
· Pengertian seni patung
· Fungsi patung
· Corak patung
· Jenis patung
· Bahan dan alat patung
· Teknik pembuatan patung
· Langkah-langkah membuat patung


C. Metode Pembelajaran :
Pendekatan CTL : diskusi, tanya jawab, demonstrasi.
D. Langkah-langkah Kegiatan:
1. Kegiatan Pendahuluan.
· Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Tanya jawab tentang seni rupa murni nusantara dan mancanegara
2. Kegiatan Inti
· Membaca buku teks seni budaya tentang seni patung
· Merangkum materi seni patung
· Melihat tayangan gambar patung
· Berlatih teknik pembuatan dan merancang patung
· Berkarya patung
3. Kegiatan Penutup
· Menunjukkan karya patung terbaik siswa

E. Sumber belajar :
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
· Media elektronik : laptop dan LCD proyektor

F. Penilaian:
Teknik : Tes tulis dan Tes unjuk kerja
Bentuk Insrumen : Uraian dan Uji prosedur dan produk
Instrumen :
Definisikan konsep seni patung!
Jelaskan fungsi patung!
Sebutkan tiga corak patung!
Sebutkan tiga jenis patung!
Sebutkan tiga bahan patung!
Sebutkan lima alat patung!
Buatlah rancangan pembuatan patung manusia!
Buatlah karya patung manusia dengan bahan plastisin dan teknik membutsir!



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP No. 10.2 )

Sekolah : SMP 3 Weleri
Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa
Kelas/Semester : IX ( sembilan ) / 2 (dua)
Pertemuan ke : 8-9
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit
Standar Kompetensi : 10. Mengekspresikan diri melalui karya seni
rupa
Kompetensi Dasar : 10.2. Menyiapkan karya seni rupa yang
diciptakan untuk pameran di sekolah atau
di luar sekolah

Indikator :
Mendefinisikan pameran seni rupa di sekolah
Membuat proposal pameran seni rupa
Menyusun panitia pameran
Membuat kelengkapan pameran seni rupa di sekolah

A. Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu :
Mendefinisikan pameran seni rupa di sekolah
Membuat proposal pameran seni rupa
Menyusun panitia pameran
Membuat kelengkapan pameran seni rupa di sekolah

B. Materi Ajar
· Pengertian pameran seni rupa di sekolah
· Persiapan pameran
· Pengorganisasian pameran

C. Metode Pembelajaran :
Pendekatan CTL : diskusi, tanya jawab, demonstrasi.
D. Langkah-langkah Kegiatan:
1. Kegiatan Pendahuluan.
· Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Tanya jawab tentang seni rupa murni nusantara dan mancanegara
2. Kegiatan Inti
· Membaca buku teks seni budaya tentang pameran
· Membuat persiapan pameran
· Mengorganisasikan pameran
· Membuat kelengkapan pameran

3. Kegiatan Penutup
· Menyimpulkan materi pembelajaran

E. Sumber Belajar :
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
· Media elektronik : laptop dan LCD proyektor
· Contoh kelengkapan pameran : proposal, katalog, label karya

F. Penilaian:
Teknik : Penugasan
Bentuk Insrumen : Tugas proyek
Instrumen :
Definisikan pameran seni rupa di sekolah!
Buatlah proposal pameran seni rupa kelas IX di sekolah!
Susunlah panitia pameran seni rupa kelas IX di sekolah!
Buatlah kelengkapan pameran seni rupa di sekolah!


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP No. 10.3 )

Sekolah : SMP 3 Weleri
Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa
Kelas/Semester : IX ( sembilan ) / 2 (dua)
Pertemuan ke : 10-11
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit
Standar Kompetensi : 10. Mengekspresikan diri melalui karya seni
rupa
Kompetensi Dasar : 10.3. Menata karya seni rupa yang diciptakan
dalam bentuk pameran di sekolah atau di
luar sekolah

Indikator :
Membuat denah pameran seni rupa di sekolah
Menyelenggarakan pameran seni rupa di sekolah
Menilai pelaksanaan pameran seni rupa di sekolah

A. Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu :
Membuat denah pameran seni rupa di sekolah
Menyelenggarakan pameran seni rupa di sekolah
Menilai pelaksanaan pameran seni rupa di sekolah

B. Materi Ajar
· Penataan ruang pameran seni rupa di sekolah
· Pelaksanaan pameran seni rupa di sekolah
· Penilaian pelaksanaan pameran seni rupa di sekolah
C. Metode Pembelajaran :
Pendekatan CTL : diskusi, tanya jawab, demonstrasi.
D. Langkah-langkah Kegiatan:
1. Kegiatan Pendahuluan.
· Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
· Tanya jawab tentang seni rupa murni nusantara dan mancanegara
2. Kegiatan Inti
· Membuat denah ruang pameran seni rupa di sekolah
· Menyelenggarakan pameran seni rupa di sekolah
· Menilai pelaksanaan pameran seni rupa di sekolah

3. Kegiatan Penutup
· Menyimpulkan materi pembelajaran
E. Sumber Belajar :
· Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
· Media elektronik : laptop dan LCD proyektor

F. Penilaian:
Teknik : Penugasan
Bentuk Insrumen : Tugas proyek
Instrumen :
Buatlah denah ruang pameran seni rupa di sekolah!
Selenggarakan pameran seni rupa di sekolah!
Buatlah penilaian pelaksanaan pameran seni rupa di sekolah!

12.36 Edit This 0 Comments »
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    (RPP No. 1.1)

    Sekolah : SMP 3 Weleri
    Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa
    Kelas/Semester : IX / I
    Pertemuan ke : 1-3
    Alokasi Waktu : 3 x 40 menit
    Satandar Kompetensi : 1 Mengapresiasi karya seni rupa
    Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasi seni rupa murni yang
    diciptakan di daerah setempat
    Indikator :
    Mendefinisikan seni rupa murni daerah
    Menyebutkan dua jenis karya seni rupa murni dari daerah (Jateng)
    Menyebutkan tema karya seni rupa murni
    Menyebutkan gaya seni rupa murni daerah (Jateng)

    A. Tujuan Pembelajaran
    Siswa mampu
    Mendefinisikan seni rupa murni daerah
    Menyebutkan dua jenis karya seni rupa murni dari daerah (Jateng)
    Menyebutkan tema karya seni rupa murni
    Menyebutkan gaya seni rupa murni daerah (Jateng)

    B. Materi Ajar
    · Pengertian seni rupa murni daerah
    · Ragam karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah): seni lukis, dan seni patung.
    · Tema seni rupa murni
    · Gaya seni rupa murni

    C. Metode Pembelajaran
    Pendekatan CTL, Diskusi, Pemberian Tugas

    D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
    Kegiatan Pendahuluan
    · Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
    · Tanya jawab beberapa hal tentang seni rupa murni
    Kegiatan Inti
    · Melihat tayangan gambar seni lukis dan patung
    · Membaca buku teks tentang seni rupa murni daerah
    · Mendiskusikan tentang seni rupa murni daerah
    Kegiatan Akhir
    · Menyimpulkan materi pembelajaran

    E. Sumber Belajar
    · Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
    · Media elektronik: laptop dan LCD proyektor
    · Gambar seni lukis dan seni patung

    F. Penilaian
    Teknik : Tes tulis
    Bentuk Instrumen : Uraian
    Instrumen :
    Sebutkan pengertian seni rupa murni daerah!
    Sebutkan dua jenis karya seni rupa murni (Jawa Tengah)!
    Sebutkan tema seni rupa murni!
    Sebutkan gaya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)!


    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    (RPP No. 1.2)

    Sekolah : SMP 3 Weleri
    Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa
    Kelas/Semester : IX / I
    Pertemuan ke : 4-6
    Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit
    Standar Kompetensi : 1. Mengapresiasi karya seni rupa
    Kompetensi Dasar : 1.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap
    keunikan gagasan dan teknik seni rupa
    murni daerah setempat.
    Indikator :
    Menjelaskan keunikan gagasan seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)
    Menjelaskan teknik pembuatan karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)
    3. Membuat kliping karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)
    A. Tujuan Pembelajaran
    Siswa mampu
    Menjelaskan keunikan gagasan seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)
    Menjelaskan teknik pembuatan karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)
    3. Membuat kliping karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)

    B. Materi Ajar
    · Keunikan gagasan/tema dan gaya seni rupa murni daerah (Jawa
    Tengah)
    · Teknik pembuatan karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)

    C. Metode Pembelajaran
    Pendekatan CTL, Diskusi, Pemberian Tugas

    D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
    Kegiatan Pendahuluan
    · Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
    · Tanya jawab beberapa hal tentang wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan
    Kegiatan Inti
    · Membaca buku teks seni budaya tentang keunikan dan teknik
    · Melihat tayangan gambar karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)
    · Membuat kliping karya seni rupa murni dari (Jawa Tengah)
    Kegiatan Akhir
    · Menyimpulkan materi pembelajaran
    E. Sumber belajar
    · Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
    · Media Elektronik : laptop dan LCD proyektor
    F. Penilaian
    Teknik : Tes tulis dan tes unjuk kerja
    Bentuk Instrumen : Uraian dan Uji produk
    Instrumen :
    Jelaskan keunikan gagasan/tema seni rupa murni daerah (Jawa tengah)!
    Jelaskan teknik pembuatan karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)!
    Buatlah kliping karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)!



    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    (RPP No. 2.1)

    Sekolah : SMP 3 Weleri
    Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa
    Kelas/Semester : IX / I
    Pertemuan ke : 7-8
    Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit
    Standar Kompetensi : 2. Mengekspresikan diri melalui karya seni
    rupa
    Kompetensi Dasar : 2.1 Memilih unsur seni rupa nusantara untuk
    dikembangkan menjadi karya seni murni
    Indikator :
    Memilih unsur seni rupa murni nusantara: tema dan gaya

    A. Tujuan Pembelajaran
    Siswa mampu
    Memilih unsur seni rupa murni nusantara: tema dan gaya

    B. Materi Ajar
    · Pilihlah unsur seni rupa murni nusantara dengan menyebutkan tema dan gayanya!

    C. Metode Pembelajaran
    Pendekatan CTL, Tanya jawab, Pemberian Tugas
    D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
    Kegiatan Pendahuluan
    · Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
    · Tanya jawab tentang karya seni rupa murni
    Kegiatan Inti
    · Membaca buku teks seni budaya tentang tema dan gaya seni rupa murni
    · Mendiskusikan unsur-unsur seni rupa murni nusantara
    Kegiatan Akhir
    · Menyimpulkan materi pembelajaran

    E. Sumber Belajar
    · Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
    · Media Elektronik : LCD proyektor

    F. Penilaian
    Teknik : Tes unjuk kerja
    Bentuk : Identifikasi
    Instrumen :

    Pilihlah unsur seni rupa murni nusantara dengan menyebutkan tema dan gayanya!





    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    (RPP No. 2.2)

    Sekolah : SMP 3 Weleri
    Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa
    Kelas/Semester : IX / I
    Pertemuan ke : 9-16
    Alokasi Waktu : 16 x 40 Menit
    Standar Kompetensi : 2. Mengekspresikan diri melalui karya seni
    rupa
    Kompetensi Dasar : 2.2 Mengekspresikan diri melalui karya seni
    rupa murni yang dikembangkan dari unsur
    seni rupa nusantara
    Indikator :
    Mendefinisikan seni lukis
    Menggunakan bahan dan alat melukis
    Membuat karya seni lukis

    A. Tujuan Pembelajaran
    Siswa mampu
    Mendefinisikan seni lukis
    Menggunakan bahan dan alat melukis
    Membuat karya seni lukis

    B. Materi Ajar
    · Konsep seni lukis
    · Bahan dan alat melukis
    · Teknik melukis
    · Langkah-langkah melukis
    C. Metode Pembelajaran
    Pendekatan CTL, Tanya jawab, Demonstrasi, Pemberian Tugas

    D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
    1. Kegiatan Pendahuluan
    · Pemberian informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
    · Tanya jawab tentang karya seni rupa murni
    Kegiatan Inti
    · Membaca buku teks seni budaya: seni lukis
    · Berlatih menggunakan bahan dan alat melukis
    · Membuat karya seni lukis
    Kegiatan Akhir
    · Menunjukkan karya seni lukis siswa yang terbaik
    E. Sumber Belajar
    · Buku teks Seni Budaya untuk SMP Kelas IX Penerbit Erlangga
    · Media Elektronik : LCD proyektor
    · Bahan dan alat lukis
    F. Penilaian
    Teknik : Tes tulis dan Tes unjuk kerja
    Bentuk : Uraian dan Uji prosedur dan produk
    Instrumen :
    Jelaskan pengertian seni lukis!
    Buatlah karya seni lukis dengan bahan kanvas, cat minyak, dan menggunakan alat kuas!
    Buatlah karya seni lukis dengan bahan kertas gambar dan cat air!
    Kriteria penilaian seni lukis
    Aspek-aspek yang dinilai
    Penilaian
    Ide
    Kreativitas
    Teknik
    Karakteristik





KOMPOSISI

10.25 Edit This 0 Comments »
KOMPOSISI GAMBAR
a. Komposisi Bidang dan Bangun Dasar
Komposisi adalah susunan atau perpaduan dari beberapa objek yang ditata sedemikian rupa sehingga membentuk satu kesatuan gambar yang harmoni. Tidak ada ketentuan yang sifatnya baku dalam komposisi gambar. Secara umum yang dipakai adalah taste atau rasa, secara umum komposisi gambar terdiri dari dua jenis yaitu:
1. Komposisi Simetris
Komposisi simetris adalah kmposisi yang membagi bidang gambar menjadi dua bagian yang sama persis.
2. Komposisi Asimetris
Di dalam teknik komposisi asimetris ini, penempatan objek cenderung lebih bebas dan dinamis tetapi tetap harus memakai prinsip keseimbangan agar tercipta komposisi yang baik, enak dan harmoni.
b. Komposisi Bangun Dasar Tiga Dimensi
Prinsip di dalam teknik komposisi hampir sama dengan komposisi bidang datar dan cenderung menggunakan teknik komposisi asimetris dalam aplikasinya. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam komposisi gambar sebagai berikut.
1. Arah Objek
Objek benda harus digambar dengan masing-masing posisinya ke berbagai arah agar tercipta komposisi yang dinamis.
2. Irama
Objek-objek benda harus digambar dengan ukuran bervariasi, dari objek dengan berukuran besar, sedang, sampai kecil agar komposisi lebih kaya dan tidak monoton.
3. Keseimbangan dan Harmoni
Bidang gambar harus dikuasai dengan memperhitungkan penempatan objek secara seimbang (balance) dan serasi (harmoni).
Teknik mengarsir pada bangun dasar tiga dimensi berbeda dengan teknik arsir bidang dasar dua dimensi. Arsir pada objek bangun dasar harus memperhatikan volume dan karakter benda.

UNSUR-UNSUR RUPA

12.20 Edit This 0 Comments »
UNSUR-UNSUR DALAM SENI RUPA
Menggambar juga dikenal dengan istilah drawing, yaitu unsur rupa paling mendasar dalam seni rupa dan merupakan bahasa yang paling universal yang sudah ada sebelum manusia menemukan bahasa tulisan. Gambar adalah informasi dan ekspresi, oleh karena itu harus bersifat informatif dan komunikatif. Unsur rupa dalam menggambar diantaranya:
1. GARIS adalah unsur rupa yang paling mendasar yang membentuk sebuah objek. Macam-macam garis diantaranya garis lurus, lengkung, patah-patah, acak.
2. BIDANG adalah garis-garis yang membentuk bidang dasar dua dimensi
3, BENTUK adalah garis-garis yang membentuk bangun dasar tiga dimensi
4. ARSIR adalah pengulangan garis secara acak dan saling menyilang dengan tujuan mengisi bidang gambar yang kosong. Mcam-macam arsir diantaranya arsir searah, arsir silang, arsir acak, arsir gradatif. Arsir mempunyai fungsi sebagai berikut: memberikan karakter objek gambar, memberikan kesan bentuk dan volume benda, memberikan kesan jarak dan kedalaman pada gambar, mengisi bidang kosong dan finishing touch gambar.
5. REPETISI adalah penggambaran bidang atau bentuk tertentu yang dilakukan secara berulang-ulang misalnya motif dan ragam hias.