FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PROSES PENCIPTAAN SENI
13.33 Edit This 0 Comments »
Contoh karya tipe ekspresi "EUROPEAN EXPRESSIONISM" diambil dari www.merello.com
Contoh tipe ekspresi "ABSTRACT EXPRESSIONISM" diambil dari www.answers.com
Tipe natural "LANDSCAPE AND NATURE ART" diambil dari www.img-srv.dtcbuilder.com
Tipe natural "NATURE ART" diambil dari www.lassenart.comMencipta seni merupakan suatu langkah awal munculnya suatu karya seni. Takkan ada seni apabila tidak ada proses penciptaan seni. Mencipta seni merupakan suatu langkah yang berat bagi pemula seni maupun seorang seniman yang dalam keadaan tidak mood/kondisi yang tidak mendukung dalam mengawali penciptaan seni. Untuk itu perlu adanya pengetahuan tentang hal-hal yang dapat mendukung dan menghambat proses penciptaan karya seni. Hal tersebut merupakan faktor-faktor yang terkait langsung dalam kaitannya proses penciptaan seni. Sehingga seorang seniman dapat menyiasati dalam berbagai kendala mencipta suatu karya seni.
Faktor pendukung dan penghambat proses penciptaan seni dapat digolongkan menjadi:
1. SENIMAN
Pada dasarnya seniman memiliki dua tipe kecenderungan dalam menciptakan hasilnya yaitu tipe naturalis yang artinya suatu tipe yang selalu terpengaruh adanya bentuk-bentuk yang dilihat secara alamiah, dan tipe yang kedua yaitu tipe ekspresi artinya suatu tipe yang lebih mengutamakan segi pengungkapan perasan batin seorang seniman tanpa adanya pengaruh dari bentuk-bentuk alamiah.
2. LINGKUNGAN
Lingkungan mempunyai pengaruh besar dalam lahir tidaknya suatu karya seni rupa. Seorang seniman apabila berada dalam lingkungan di mana banyak kemelaratan mengelilinginya, maka dalam berkarya akan tampak ciri dari karya yang diciptakannya.
3. SARANA
Sarana mempunyai pengaruh yang besar pula untuk mendukung dan menghambat suatu proses penciptaan karya seni rupa. Begitu besar hasrat untuk berkarya, tetapi sarana tidak menunjang maka tidak akan terwujud hasrat itu, untuk itulah pengadaan sarana sangat diperlukan dan punya peranan penting dalam proses penciptaan karya seni rupa.
4. WAKTU
Pengaturan waktu sangat dibutuhkan dalam mendukung terciptanya suatu karya seni, begitu pula sebaliknya waktu yang tidak tepat akan mempersulit untuk menciptakan suatu karya seni rupa. Diperlukan waktu yang tepat antara waktu menciptakan karya seni dengan waktu yang digunakan untuk kegiatan lain.





KUIL SAM POO KONG atau Gedung Batu adalah sebuah kuil Tionghoa yang terletak di daerah Simongan Semarang Indonesia. Tempat ini konon sebuah mesjid yang dijadikan tempat persinggahan Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah asal Tiongkok yang beragama Islam.
"DORA WITH CAT" karya Pablo Picasso dengan harga $ 95,000,000 atau sekitar Rp 1,05 trilyun


"BAL AU MOULIN DE LA GALLET" karya Pierre Auguste Renoir seharga $78,000,000 atau sekitar Rp 858 milyar
"MASSACRE OF THE INNOCENTS" karya Peter Paul Rubens dengan harga $76,700,000 atau sekitar Rp 844 milyar
"PORTRAIT DE I'ARTISTE SOUS BARBE (POTRET IRI TANPA JANGGUT)" karya Vincent van Gogh seharga $71,500,000 atau sekitarRp 787 milyar
"RIDEAU CRUCHON ET COMPOTIER" karya Paul Cezane seharga $60,500,000 atau sekitar Rp 666 milyar
"FEMME AUX BRAS CROISES" karya Pablo Picasso seharga $55,000,000 atau sekitar Rp 605 milyar
"IRISES" karya Vincent van Gogh seharga $53,900,000 atau sekitar Rp 593 milyar 


Lukisan kaca yang terdapat di Gereja Menara Kembar Koln.
Lukisan kaca yang lain di tempat yang sama yaitu Di gereja Menara Kembar Koln yang juga menceritakan tentang satu runtutan gambar yang membentuk suatu cerita


Lukisan Jonathan Meese yang terdapat di dalam rumah Karl Marx
Lukisan dinding di Menara Kembar yang terdapat di gereja Koln
Patung model yang terdapat di Swarswald, Jerman.

